Argumentasi Para Penjudi Ini Digunakan Untuk menyanggah Larangan Berjudi

Argumentasi Para Penjudi

Memerangi judi adalah tanggung jawab dan kewajiban setiap orang. Bukan hanya untuk mencegah diri sendiri, namun juga orang terdekat di sekitar kita. Namun sekuat apapun usaha untuk memberantas judi apabila faktor internal si pelaku masih susah untuk diluruskan, maka akan sangat sulit untuk melepaskan jerat perjudian. Sebab salah satu dampak negatif judi online adalah pikiran dan keyakinan yang mendarang daging bagi para pelaku judi. Mereka meyakini beberapa alasan untuk dijadikan argumentasi yang kuat. Sehingga seolah nasihat dan perkataan orang lain selalu saja berhasil disanggahnya.

Apa saja argumentasi yang digunakan para pelaku judi untuk menyanggah larangan berjudi. Pelajari melalui uraian berikut ini.

Mencari Nafkah Dan Memenuhi Kebutuhan

Seolah bagai buah simalakama, para pelaku judi banyak yang memulai kegiatan negatif ini atas dasar sebuah keterpaksaan. Di satu sisi terdapat ketidak mampuan untuk memenuhi tuntutan dunia kerja, sementra di sisi lain kebutuhan terus berjalan dan harus dipenuhi. Sebagian orang yang tidak mempersiapkan diri dengan berbagai keterampilan hidup maka tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan terjerat judi. Meski mereka tahu bahwa judi dilarang, tetapi karena alasan mencari nafkah untuk keluarga dan memenuhi kebutuhan hidup seolah telah menjadi dampak negatif judi online terpercaya yang mempengaruhi pola pikir seseorang dengan sangat dalam.

Batu Loncatan

Sering kali para pelaku judi ‘ngeyel’ saat dinasihati. Dibilang jangan berjudi, tapi masih keukeuh bahwa judi yang dilakukannya hanya untuk iseng-iseng mengisi waktu luang. Setidaknya sampai pekerjaan utama berhasil didapatkan. Judi dijadikan argumentasi sebagai sebuah batu loncatan seseorang untuk mendapat celah dan jalan yang lebih relevan. Namun atas dasar apa, masih belum diketahui. Alih-alih sebagai batu loncatan, judi justru menjadi sebuah benteng besar yang membelenggu untuk mencapai keseuksesan seseorang. Dampak negatif judi online yang mampu membuat seseorang kecanduan, bisa memanipulasi pikiran seseorang. Mereka bisa melupakan tujuan dan cita-cita hidupnya. Sehingga terus berada dalam lingkaran perjudian.

Mengasah Otak Dan Skill

Lain halnya dengan argumentasi yang satu ini. Argumentasi nyeleneh yang berasal dari missed education selama mengenyam kursi pendidikan. Memang bagaimana pun harus kita akui bahwa di bangku sekolah bahkan sejak SMP, kita diajarkan pelajaran statistik pada mata pelajaran Matematika. Bagaimana caranya mengumpulkan data dan mengolah data. Serta tidak lupa untuk menghitung peluang dari kemungkina suatu kejadian. Namun bukan berarti pelajaran ini dijadikan argumentasi untuk ikut ke dalam perjudian. Jika memang berniat ingin mengasah otak dan skill, maka data analys bisa jadi salah satu kegiatan yang cocok ketimbang ikut judi. Jika memang seseorang memiliki potensi, maka maksimalkanlah potensi itu dalam kegiatan yang positif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*