Sering Dibiarkan, Ternyata Kebiasaan Anak Ini Bisa Buat Prestasinya Menurun

Sering Dibiarkan, Ternyata Kebiasaan Anak Ini Bisa Buat Prestasinya Menurun

Menjadi seorang anak yang berprestasi adalah dambaan para orang tua. Mereka ingin melihat bagaimana anak berkembang secara akademik dan afektif. Anak yang belajar dengan sunguh-sungguh akan berprestasi di sekolah, tetapi jika mereka hanya main-main dan tidak serius belajar, maka akan menuai hasil yang mengecewakan.

Godaan yang dirasakan oleh generasi saat ini, berbeda sekali dengan generasi yang lalu. Saat ini dengan adanya teknologi, membuat anak-anak menjadi lebih suka memainkan game di handphone, daripada menghabiskan waktu untuk membaca buku, belajar. Apalagi anak-anak remaja yang terjerumus ke pergaulan yang salah, mereka memainkan judi bola online merusak mental.

Kebiasaan Buruk Penyebab Prestasi Sekolah Menurun

1. Menonton tv sampai malam

Kebiasaan menonton tv dikatakan wajar jika dilakukan satu hingga dua jam per hari. Tetapi, jika menonton tv atau pun menonton film hingga larut malam, akan menyebabkan seorang anak kecanduan. Apalagi jika dia sering menonton layar komputer untuk memainkan judi agen bola resmi online merusak mental.

2. Memainkan game hingga pagi

Kasus ini merupakan kasus yang paling sering dialami oleh banyak orang tua. Banyak remaja yang terjerumus bermain game judi online bola merusak mental. Akhirnya itu juga mempengaruhi segala aktivitas sekolah dan kehidupannya.

3. Kecanduan selalu eksis di sosial media

Kebiasan buruk ketagihan sosial media, dapat membuat anak tidak dapat lepas dari ponselnya. Adanya sosial media, membuat anak ingin selalu membagikan aktivitasnya lewat foto, video, yang sebetulnya tidak terlalu bermanfaat bagi dia. Mereka akan merasa resah, bila tidak melihat ponselnya dlaam jangka waktu yang lama, sehingga membuat anak tidak akan fokus belajar.

4. Sering bermain sampai lupa waktu

Seorang anak yang berada dalam masa pertumbuhan, akan sangat wajar jika mereka senang bermain. Tidak ada masalah jika dia bermain, tetapi jika sampai lupa waktu, dan membuat anak melupakan kewajibannya untuk belajar, maka itu akan membawa masalah yang besar bagi anak. Tidak sedikit anak-anak sulit berkonsentrasi di kelas, karena yang ada di pikirannya hanya bermain saja.

5. Terlalu aktif di organisasi sekolah

Kasus ini sering terjadi pada pelajar SMP dan SMA. Melibatkan diri dalam organisasi sekolah adalah hal yang baik, tetapi seringkali yang terjadi anak terlalu sibuk di organisasi, sehingga menggangu proses belajarnya. Selain itu keaktifan diorganisasi membuat tenaga dan waktu habis, sehingga fokus anak terganggu.

6. Malas

Sepertinya bukan hanya pelajar saja yang mengalaminya, tetapi kita semua mengalami ini sampai sekarang. Sebagai orangtua harus waspada, kebiasaan buruk ini adalah kebiasaan yang paling sering menjangkiti anak-anak. Mereka malas untuk belajar, malas mencari tahu tentang pelajarannya, bahkan mereka malas untuk datang ke sekolah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*